Berapa Batasan Konsumsi Kue Kering yang Aman saat Lebaran ?
Dr.dr.Rachmat Faisal Syamsu,M.Kes,FISPH,FISCM
(Dosen Fakultas Kedokteran UMI Makassar, Kepakaran Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat)
Konsumsi kue kering saat Lebaran adalah hidangan khas yang tidak bisa dipisahkan dalam momen Hari Raya Idul Fitri. Namun, dibalik lezatnya kue-kue tersebut juga menyimpan kandungan kalori yang perlu diperhatikan. Hal ini karena kalori berlebih dapat berdampak negatif bagi tubuh, sehingga penting untuk mengetahui kandungan kalori kue lebaran.
Kandungannya dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis kue, kandungan kalori, dan kebutuhan gizi individu. Meski demikian, satu hal yang pasti. Kue lebaran mengandung kadar lemak tinggi, karbohidrat, dan garam. Kandungan lemak dan garam berasal dari mentega, sedangkan karbohidratnya berasal dari tepung dan gula. Sehingga, jika makan kue lebaran dalam jumlah banyak, akan membuat asupan kalori harian Anda berlebih.
Secara umum jenis kue kering lebaran adalah Nastar, kastengel, Chococranch, putri salju, lidah kucing, sagu dan lainnya. Terasa enak apabila dikonsumsi namun kita juga perlu memperhatikan efeknya untuk kesehatan kita. Secara hitung-hitungan umum, kalori yang terkandung dalam satu kue kering bisa sampai 50 kalori. Sehingga rekomendasi konsumsi kue kering dalam sehari kisaran 3-4 potong saja.
Apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebih secara berkesinambungan tanpa diiringi aktifitas fisik yang menunjang seperti olahraga maka beberapa penyakit seperti Obesitas, Penyakit Jantung, hingga Stroke dapat mengancam kita. Semoga kita bisa lebih bijak dan memperhatikan kondisi tubuh kita dalam berhari raya.