H

H

Bahaya Budaya Ziarah Lebaran Tidak Menggunakan Helm ; Begini Kisaran Biaya Operasi Kepala di Rumah Sakit.


 Oleh ; 

Dr.dr.Rachmat Faisal Syamsu,M.Kes,FISPH,FISCM

(Dosen Fakultas Kedokteran Bagian IKM-IKK-IKP Universitas Muslim Indonesia Makassar)


Ziarah ke rumah kerabat keluarga atau orang-orang terkasih merupakan salah satu tradisi budaya yang dilakukan banyak orang saat Lebaran. Namun, dalam kesibukan dan semangat merayakan, sering kali keselamatan diabaikan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Fenomena pemotor tanpa menggunakan helm sangat banyak kita temui diberbagai jalan diberbagai Kota besar di Indonesia. Mengendarai sepeda motor tanpa helm dapat membawa sejumlah bahaya yang serius dimana salah satunya adalah bisa dengan mudah terkena risiko cedera kepala apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.

Tanpa helm, pengendara dan penumpang sepeda motor sangat rentan terhadap cedera kepala. Dalam kecelakaan, bahkan dengan kecepatan rendah, risiko cedera otak traumatis dapat meningkat drastis. Helm dirancang untuk melindungi kepala dari benturan, dan tanpa perlindungan ini, konsekuensinya bisa fatal.

Kecelakaan adalah salah satu penyebab umum yang membutuhkan operasi kepala. Operasi ini dilakukan sebagai langkah penanganan yang mendesak untuk mengatasi cedera kepala yang serius. Ketika terjadi kecelakaan, trauma pada kepala dapat menyebabkan kerusakan pada struktur otak, tulang tengkorak, atau jaringan lunak di sekitar kepala.

Biaya operasi kepala akibat kecelakaan dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor. Hal ini mencakup kompleksitas operasi, lama tinggal di rumah sakit, perawatan pascaoperasi, dan lokasi fasilitas medis. Biaya operasi kepala umumnya meliputi biaya pembedahan, perawatan pra dan pascaoperasi, biaya perawatan intensif, serta biaya obat-obatan dan perawatan tambahan lainnya. Adapun biaya umum yang diperlukan berkisar 50 – 100 Juta Rupiah. Bahkan bisa melebihi 100 juta tergantung tingkat keparahan dan pemulihannya.

Sebagai organ vital, sudah selayaknya kepala mendapat perlindungan dan perhatian yang lebih agar terhindar dari risiko yang berbahaya. Dengan senantiasa berperilaku hati-hati dan mengutamakan keselamatan, Anda dapat mengurangi risiko fatal cedera kepala. Salah satunya menggunakan helm dimomen ziarah lebaran. Mari sayangi kepala kita.

Subscribe to receive free email updates: